- Back to Home »
- Kesehatan Mental# Minggu Ke-6
Posted by : Unknown
Jumat, 03 April 2015
Memahami dan menjelaskan konsep Fromm mengenai Kesehatan Mental
1. Pengertian dasar teori Fromm
Erich Fromm lahir di Frankfurt, Jerman pada tanggal 23 Maret 1990.
Ia belajar psikologi di University Heidelberg, Frankfurt, dan Munich. Setelah
memperoleh gelar Ph.D dari Heidelberg tahun 1922, ia belajar psikoanalisis di Munich
dan pada Institut psikoanalisis Berlin yang terkenal waktu itu. Tahun 1933 ia
pindah ke Amerika Serikat dan mesngajar di Institut psikoanalisis Chicago dan
melakukan praktik privat di New York City.
Ia pernah mengajar pada
sejumlah universitas dan institut di negara tersebut dan di Meksiko. Terakhir,
Fromm tinggal di Swiss dan meninggal di Muralto, Swiss pada tanggal 18 Maret
1980. Sebelum mengulas tentang teori kepribadian dari Fromm, beberapa
pengalaman mempengaruhi pandangan Fromm, antara lain pada umur 12 tahun ia
menyaksikan seorang wanita cantik dan berbakat, sahabat keluarganya, bunuh
diri. Fromm sangat terguncang karena kejadian itu. Tidak ada seorang yang
memahami mengapa wanita tersebut memilih bunuh diri. Ia juga mengalami sebagai
anak dari orangtua yang neurotis. Ia hidup dalam satu rumah tangga yang penuh
ketegangan.
Ayahnya seringkali murung, cemas, dan muram. Ibunya mudah
menderita depresi hebat. Tampak bahwa Fromm tidak dikelilingi pribadi-pribadi
yang sehat. Karena itu, masa kanak-kanaknya merupakan suatu laboratorium yang
hidup bagi observasi terhadap tingkah laku neurotis. Peristiwa ketiga adalah
pada umur 14 tahun Fromm melihat irrasionalitas melanda tanah airnya, Jerman,
tepatnya ketika pecah perang dunia pertama. Dia menyaksikan bahwa orang Jerman
terperosok ke dalam suatu fanatisme sempit dan histeris dan tergila-gila.
Teman-teman dan kenalan-kenalannya terpengaruh. Seorang guru yang sangat ia
kagumi menjadi seorang fanatik yang haus darah. Banyak saudara dan
teman-temannya yang meninggal di parit-parit perlindungan. Ia heran mengapa
orang yang baik dan bijaksana tiba-tiba menjadi gila.
Dari pengalaman-pengalaman yang membingungkan ini, Fromm
mengembangkan keinginan untuk memahami kodrat dan sumber tingkah laku
irasional. Dia menduga hal itu adalah pengaruh dari kekuatan sosio-ekonomis,
politis, dan historis secara besar-besaran yang mempengaruhi kodrat kepribadian
manusia. Fromm sangat dipengaruhi oleh tulisan Karl Marx, terutama oleh
karyanya yang pertama, The Economic and Philosophical Manuscripts yang ditulis
pada tahun 1944. Fromm membandingkan ide-ide Freud dan Marx, menyelidiki
kontradiksi-kontradiksinya dan melakukan percobaan yang sintesis. Fromm
memandang Marx sebagai pemikir yang lebih ulung daripada Freud dan menggunakan
psokoanalisa, terutama untuk mengisi celah-celah pemikiran Marx.
Pada tahun 1959, Fromm menulis analisis yang sangat kritis bahkan
polemis tentang kepribadian Freud dan pengaruhnya, sebaliknya berbeda sekali
dengan kata-kata pujian yang diberikan kepada Marx pada tahun 1961. Meskipun
Fromm deapat disebut sebagai seorang teoritikus kepribadian Marxian, ia sendiri
lebih suka disebut humanis dialetik. Tulisan-tulisan Fromm dipengaruhi oleh
pengetahuannya yang luas tentang sejarah, sosiologi, kesusastraan, dan filsafat.
Tema dasar dari dasar semua tulisan Fromm adalah individu yang
merasa kesepian dan terisolir karena ia dipisahkan dari alam dan orang-orang
lain. Keadaan isolasi ini tidak ditemukan dalam semua spesies binatang, itu
adalah situasi khas manusia. Dalam bukunya Escape from Freedom (1941), ia
mengembangkan tesis bahwa manusia menjadi semakin bebas dari abad ke abad, maka
mereka juga makin merasa kesepian (being lonely). Jadi, kebebasan menjadi
keadaan yang negatif dari mana manusia melarikan diri. Dan jawaban dari
kebebasan yang pertama adalah semangat cinta dan kerjasama yang menghasilkan
manusia yang mengembangkan masyarakat yang lebih baik, yang kedua adalah
manusia merasa aman dengan tunduk pada penguasa yang kemudian dapat
menyesuaikan diri dengan masyarakat.
Teori Erich fromm adalah teori yang menggunakan pendekatan sosial
psikologis dimana pemusatan perhatianya pada penguraian cara-cara dimana
struktur dan dinamika-dinamika masyarakat tertentu membentuk para anggotanya
sehingga karakter para anggota tersebut sesuai dengan nilai yang ada pada
masyarakat
Karena pada dasarnya manusia terpisah dari alam dan dari sesamanya
maka cara mempersatukan adalah melalui belajar bagaimana mencitai atau
bagaimana meemukan keamanan dengan menyelaraskan keinginannya dengan masyarakat
yang otoriter , karna manusia adalah mahluk yang memiliki kesadran pikiran akal
sehat daya akal, kesanggupan untuk mencintai , perhatian tanggung jawab
integritas bisa di lukai mengalami kesedihan sehingga apbila dalam kaitanya
manusia kurang dalam menanggapi hal yang di sebutkan tersebut maka manusia
tersebut bisa di katakan tidak sehat secara mental menurut Eric fromm.
Ø Kebutuhan
dasar manusia menurut eric fromm
a. Kebutuhan akan keberhubungan kebutuhan ini adalah secara spesifik
aktif dan produktif mencintai orang lain
b. Kebutuhan akan trandensi mengungguli alam menjadi mahluk yang
kreatif
c. Kebutuhan akan kemantapan ingin meiliki rasa bersahaja pada dunia
dan orang lain supaya dapat beradaptasi di dunia.
d. Kebutuhan akan idenditas brusaha untuk memiliki rasa idenditas
personal dan keunikan guna menciptakan rasa yang terlepas dari dunia
e. Kebutuhan akan kerangka orientasi untukmencptakan rasa yang
terlepas dari dunia.
2.
Kepribadian yang sehat menurut Fromm
Kepribadian sehat menurut Eric from adalah penyesuaian diri
seseorang dalam masyarakat merupakan kompromi antara kebutuhan-kebutuahn batin
dan tuntutan dari luar dan seseorang menerapkan kerakter sosial untuk memenuhi
harapan masyarakat kepribadian sehat juga adanya keinginan untuk mencintai dan
di cintai dalam bukunya Art Of Love erik Fromm mengutarakan :
Dalam Civilization and Its Discontents (1930), seperti dikutip
oleh Eric Fromm dalam Masyarakat yang Sehat (Terjemahan Thomas Bambang
Murtianto, 1995) ia menulis:
“Manusia, setelah menemukan lewat pengalamannya bahwa cinta
seksual (genital) memberinya kepuasan puncak, maka makna cinta seksual-genital
menjadi prototipe bagi semua bentuk kebahagiaan manusia. Karenanya manusia
terdorong mencari kebahagiaan yang ada kaitannya dengan hubungan seks,
menempatkan erotisme genital sebagai titik pusat kehidupannya…. Dengan
melakukan itu manusia menjadi sangat tergantung pada dunia luar, pada obyek
cinta pilihannya, atau sungguh merasa kehilangan bila ditinggal mati atau
ditinggal kabur.”
Kepribadian yang sehat adalah orientasi produktif. Konsep itu
menggambarkan penggunaan yang sangat penuh atau realisasi dari potensi manusia.
Dengan menggunakan kata “orientasi”, Fromm menunjukkan bahwa kata itu merupakan
suatu sikap umum atau segi pandangan yang meliputi semua segi kehidupan,
renspons-respons intelektual, emosional, dan sensoris terhadap orang-orang,
benda-benda, dan peristiwa- peristiwa didunia dan terhadap diri.
Menjadi produktif berarti orang menggunakan semua tenaga dan
potensinya. Kata “produktif” mungkin menyesatkan karena kita cenderung
memikirkan kata itu dalam pengertian manghasilkan sesuatu seperti barang-barang
material, karya-karya seni atau ide-ide. Fromm mengartikan kata itu jauh lebih
luas daripada ini. Mungkin berguna kalau memikirkan produktivitas itu sinonim
dengan berfungsi sepenuhnya, mengaktualisasikan diri, mencintai, keterbukaan,
dan mengalami. Orang-orang sehat menciptakan diri mereka dengan melahirkan
semua potensi mereka, dengan menjadi semua menurut kesanggupan mereka, dengan
memenuhi semua kapasitas mereka.
3.
Ciri-ciri kepribadian yang sehat
Cinta yang produktif, pikiran yang produktif, kebahagiaan, dan
suara hati.
Karena cinta yang produktif menyangkut empat sifat yang menantang
perhatian, tanggung jawab, respek dan pengetahuan. Mencintai orang-orang lain
berarti memperhatikan (dalam pengertian memelihara mereka), sungguh-sungguh
memperhatikan kesejahteraan mereka, dan membantu pertumbuhan dan perkembangan
mereka. Hal ini berarti memikul tanggung jawab untuk orang-orang lain, dalam
pengertian mau mendengarkan kebutuhan-kebutuhan mereka juga orang-orang yang
dicintai dipandang dengan respek dan menerima individualitas mereka, mereka
dicintai menurut siapa dan apa adanya. Dan untuk menghormati mereka, kita harus
memiliki pengetahuan penuh terhadap mereka, kita harus memahami mereka siapa
dan apa secara objektif.
Pikiran yang produktif meliputi kecerdasan, pertimbangan, dan
objektivitas. Pemikir produktif didorong oleh perhatian yang kuat terhadap
objek pikiran. Pemikir yang produktif dipengaruhi olehnya dan memperhatikannya.
Fromm percaya bahwa semua penemuan dan wawasan yang hebat melibatkan pikiran
objektif, dimana pemikir-pemikir didorong oleh ketelitian, dan perhatian untuk
menilai secara objektif seluruh masalah.
Kebahagiaan merupakan prestasi (kita) yang paling hebat. Fromm
membedakan dua tipe suara hati otoriter dan suara hati humanistis. Suara hati
otoriter adalah penguasa dari luar yang diinternalisasikan, yang memimpin
tingkah laku orang itu. Penguasa itu dapat berupa orang tua, Negara, atau suara
kelompok lainnya yang mengatur tingkah laku melalui ketakutan orang itu
terhadap hukuman karena melanggar kode moral dari penguasa. Suara hati
humanistis ialah suara dari diri dan bukan dari suatu perantara dari luar.
Pedoman kepribadian sehat untuk tingkah laku bersifat internal dan individual.
Orang bertingkah laku sesuai dengan apa yang cocok untuk berfungsi sepenuhnya
dan menyingkap seluruh kepribadian, tingkah laku-tingkah laku yang menghasilkan
rasa persetujuan dan kebahagiaan dari dalam. Jadi, kepribadian yang sehat dan
produktif memimpin dan mengatur diri sendiri.
Sumber :
Schultz, Duane. 1991. Psikologi
Pertumbuhan Model-Model Kepribadian Sehat.
Yogyakarta: Kanisius.