- Back to Home »
- TUGAS IAD KE-3
Posted by : Unknown
Kamis, 05 Juni 2014
REPRODUKSI
Reproduksi adalah cara dasar mempertahankan diri yang dilakukan oleh semua
bentuk kehidupan; setiap individu organisme ada sebagai hasil dari suatu proses
reproduksi oleh pendahulunya. Cara reproduksi secara umum dibagi menjadi dua
jenis: seksual dan aseksual.
REPRODUKSI ASEKSUAL
Dalam reproduksi aseksual,suatu individu dapat melakukan reproduksi tanpa
keterlibatan individu lain dari spesies yang sama. Reproduksi aseksual
berkaitan dengan mekanisme pembelahan mitosis. Hal ini ditandai dengan adanya
induk tunggal, yang sebagian atau secara keseluruhan dibagi dan menyebabkan
satu atau lebih individu dengan sumber genetik yang sama. Dalam jenis
reproduksi ini tidak melibatkan sel kelamin atau gamet, dan hampir tidak ada
perbedaan antara induk dan keturunannya, Perbedaan sesekali disebabkan oleh
mutasi. Dalam reproduksi aseksual organisme tunggal mampu menyebabkan
individu baru lainnya yang merupakan salinan tepat dari induknya dari sudut
pandang genetik. Sebuah contoh yang jelas dari reproduksi aseksual adalah
pembagian bakteri menjadi dua sel anak yang secara genetik identik. Secara
umum, pembentukan individu baru dari sel ibu, tanpa meiosis atau pembentukan
fertilisasi gamet. Karena itu, pertukaran materi genetik (DNA) menenukan hidup,
karakteristik dan kualitas dari induknya. Pembelahan sel bakteri menjadi
dua sel anak adalah contoh dari reproduksi aseksual. Walaupun demikian,
reproduksi aseksual tidak dibatasi kepada organisme bersel satu. Kebanyakan tumbuhan juga
memiliki kemampuan untuk melakukan reproduksi aseksual.
REPRODUKSI SEKSUAL
Reproduksi seksual membutuhkan keterlibatan dua individu, seperti terjadi
pada manusia dan hewan. biasanya dari jenis kelamin yang
berbeda. Reproduksi manusia normal adalah contoh umum reproduksi
seksual.sumber genetik keturunan terdiri dari kontribusi genetik dari kedua
orang tua melalui fusi sel kelamin atau gamet, yaitu, reproduksi seksual
merupakan sumber keragaman genetik. Reproduksi seksual membutuhkan
keterlibatan kromosom, menghasilkan baik gamet pria dan wanita atau dua
individu, yang berbeda jenis kelamin atau hermafrodit juga. Keturunan
diproduksi sebagai hasil dari proses biologis, yang dihasilkan dari kombinasi
DNA dari kedua orang tua dan oleh karena secara genetik berbeda dari mereka.
Reproduksi bentuk ini paling sering terjadi pada organisme yang kompleks. Dalam
jenis reproduksi yang melibatkan dua sel haploid disebabkan oleh meiosis gamet
yang akan bergabung selama pembuahan. Secara umum, organisme yang lebih
kompleks melakukan reproduksi secara seksual, sedangkan organisme yang lebih
sederhana, biasanya satu sel, melakukan reproduksi secara aseksual.
Dapat disimpulkan bahwa
perbedaan mendasar antara perkembangbiakan seksual dan aseksual adalah :
a. Seksual : melibatkan dua
individu dengan jenis kelamin yang berbeda.
b. Aseksual : hanya
melibatkan satu individu dan mewarisi satu gen dari orang tua tunggal.
Salah satu
bioteknologi yang mutakhir adalah Teknologi Kloning.
Klon berasal dari kata klόόn
(yunani), yang artinya tunas. Kloning adalah tindakan menggandakan atau
mendapatkan keturunan jasad hidup tanpa fertilisasi, berasal dari induk yang
sama, mempunyai susunan (jumlah dan gen) yang sama dan kemungkinan besar
mempunyai fenotip yang sama. Berdasarkan pengertian tersebut, ada beberapa
jenis kloning yang dikenal, antara lain :
1. Kloning DNA rekombinan
Kloning ini merupakan
pemindahan sebagian rantai DNA yang diinginkan dari suatu organisme pada satu
element replikasi genetik, contohnya penyisipan DNA dalam plasmid bakteri untuk
mengklon satu gen.
2. Kloning Reproduktif
Merupakan teknologi yang
digunakan untuk menghasilkan hewan yang sama, contohnya Dolly dengan suatu
proses yang disebut SCNT (Somatic Cell Nuclear Transfer).
3. Kloning Terapeutik
Kloning ini merupakan suatu
kloning untuk memproduksi embrio manusia sebagai bahan penelitian. Tujuan utama
dari proses ini bukan untuk menciptakan manusia baru, tetapi untuk mendapatkan
sel batang yang dapat digunakan untuk mempelajari perkembangan manusia dan
penyembuhan penyakit.
Kloning reproduktif pertama
kali dilakukan oleh seorang Ilmuan Inggris, John Gurdon. Beliau berhasil
melakukan kloning pada katak. Kemudian para peneliti dengan antusias melakukan
percobaan lain pada mamalia. Sampai dengan tahun 1996 tepatnya 5 Juli, Ian
Wilmut dan para peneliti yang lain dari Roslin Institute di Edinburg
(Skotlandia) berhasil menciptakan biri-biri yang diberi nama Dolly, akan tetapi
penelitian ini dikatakan belum berhasil karena Dolly yang seharusnya dapat
mencapai umur 11 tahun ternyata hanya dapat mencapai umur 6 tahun. Hasil
penelitian ini, menunjukkan bahwa Dolly mengalami penuaan dini, menderita
penyakit radang sendi, dan infeksi paru kronis. Dari kenyataan ini, para
peneliti mengambil keputusan untuk melakukan euthanasia pada Dolly.
Teknologi Kloning
juga dapat diterapkan pada manusia. Peminakan sel-sel induk merupakan salah
satu langkah awal dari baik peminakan terapeutik, maupun peminakan reproduktif.
Peminakan terapeutik pada manusia mempunyai tujuan untuk kepentingan klinis
dalam rangka memperbaiki kualitas kehidupan menusia, maksud dari peningkatan
kualitas kehidupan manusia dilihat dari keuntungan kloning itu sendiri yaitu:
memproduksi organ tubuh untuk transplantasi, menghindarkan penyakit, memecahkan
permasalahan reproduksi, menyediakan bahan riset.
Peminakan
sel-sel induk dan proses diferensiasi ke arah pembentukan tubuh embrionik pada
manusia telah dilakukan (Thomson, et al., 1998). Tubuh embrionik yang terbentuk
dideteksi aktifitas telomerasenya untuk meyakinkan bahwa sel-sel embrionik
tersebut bersifat totipoten dan dapat berdiferensiasi menjadi manusia apabila
dilakukan transfer embrio ke dalam rahim.,
Peminakan yang dilakukan
Thompson, et al., (1998) adalah sebagai berikut:
Sel
donor didapat dari embrio segar atau yang telah dibekukan, yang diproduksi
dengan pembiakan in vitro. Setelah itu,
Embrio
dipelihara sampai pada tahap blastula, 14 massa sel bagian dalam diisolasi.dan
diperoleh lima bentuk sel batang dari lima embryo.dan didapatkan:
Tiga
bentuk sel yang mempunyai karyotype XY normal (H1,H13,H14)
Dua
bentuk yang mempunyai karyotype XX normal (H7 dan H9)
Empat dari bentuk sel
dibekukan selama 5 sampai 6 bulan pada perkembangan yang tidak lagi
terdeferensiasi.
Bentuk sel yang lain
yaitu H9 dengan karyotype XX yang dikulturkan tertahan selama 6 bulan dan
terus dijalankan selama lebih dari 8 bulan.
Dari uraian di
atas berdasarkan pemikiran teoritis dan dengan adanya metode – metode yang
telah banyak dilakukan oleh para ahli, maka terjadinya kloning pada manusia
merupakan bukan suatu hal yang tidak mungkin. Karena konsep dari kloning
sendiri baik untuk manusia, hewan, atau spesies yang lainnya adalah sama.
Kemajuan dalam
pengembangan berbasis dasar biologi diperlukan untuk mengatur sel batang
embrionic secara efisien ke garis keturunan manusia. Bagaimanapun, kemajuan
dalam hal ini telah dibuat secara in vitro pada deferensiasi sel batang
embrionic menjadi jaringan atau sel – sel yang spesifik dan tidak menutup
kemungkinan untuk dikembangkan lagi menjadi satu individu utuh dalam upaya
melakukan kloning terhadap manusia untuk menghasilkan manusia/individu baru.
Seperti telah
diuraikan pada teknik kloning, bukti – bukti yang ada tentang kloning yang
telah dilakukan pada saat ini sudah sampai pada tahap kloning embrio manusia
yang telah membelah sampai masa blastula yang terus dikembangkan sampai pada
tahap sel – sel itu telah berhenti terdeferensiasi.
Keterbatasan yang dihadapi
pada kloning manusia:
Masa
kritis replikatif tidaklah diamati untuk bentuk sel manapun.
Sel
batang embryonic manusia didapat dari perkembangan dan pemilihan koloni
individu yang seragam dengan morfologi yang tidak terdeferensiasi.
Sel
batang tidak ada yang didapat dari pengembangan clon sel tunggal. Oleh karena
itu tidak bisa dikesampingkan adanya kemungkinan bahwa ada variasi pengembangan
diantara sel yang tidak terdeferensiasi.
Banyak
sel yang berkaitan dengan kanker. Jika sel yang berkaitan dengan kanker ini
dijadikan donor untuk kloning, secara otomatis sel atau jaringan yang
dihasilkan merupakan sel kanker yang perkembangannya tidak dapat dikendalikan.
Belum
ada metode untuk mendeteksi gen yang rusak. Kerusakan gen dapat menyebabkan
penyakit keturunan, ketidaknormalan gen itu akan menjadikan ketidaknormalan
sel, sehingga mengakibatkan ketidaknormalan juga fungsi sel tersebut.
Diperlukan
banyak sel donor yang pada proses kloning terbuang percuma. Untuk melakukan
suatu percobaan dibutuhkan beberapa ulangan, setiap ulangan membutuhkan satu
sel, sedangkan pada akhirnya hanya didapatkan satu hasil kloning, ini berarti
banyak sel yang terbuang.
Tingkat Keberhasilan
Sampai saat ini tingkat
keberhasilan dari kloning sendiri pada manusia belum mencapai tahap yang
diinginkan karena banyaknya keterbatasan – keterbatasan seperti yang diuraikan.
Namun perkembangan dan upaya untuk menuju keberhasilan kloning pada manusia
tetap dilakukan.
Jika menuruti bukti – bukti
yang ada maka dapat dikatakan bahwa keberhasilan kloning manusia baru sampai
pada tahap pembelahan menjadi beberapa sel embrionik saja, yang terdekat dari
terbentuknya suatu individu baru adalah pembelahan pada saat setelah tahap
Blastula.
PANDANGAN ETIKA
Setelah dilaporkannya
tentang Dolly, seekor anak domba yang berhasil di klon dari sel domba dewasa.
Segera timbul pertanyaan di masyarakat terutama para ahli, apakah nantinya
manusia juga akan di klon? Sebab,teknologi ini dapat diterapkan pada semua
mamalia termasuk juga manusia. Tetapi dengan demikian munculah masalah etika,
yang didasari berbagai pertanyaan seperti apakahg yang telah dilakukan dengan
hewan ini boleh juga dilakukan pada manusia? Sejauh manakah manusia dapat dan
boleh melangkah ke depan tanpa kehilangan kemanusiaannya?
Para ilmuwan berpendapat dan
memiliki keyakinan yang besar akan hal ini dapat membantu pasangan yang
infertilyang tidak bisa dibantu dengan metode lain untuk bisa mendapatkan
keturunan.
Dilihat dari tujuan kloning
reproduktif yaitu penciptaan manusia baru maka kloning manusia dapat dikatakan
tidak etis karena tentu saja hal ini menlampaui kekuasaan Tuhan.
Dilihat dari tujuan kloning
dikatakan etis apabila digunakan untuk tujuan kesehatan atau tujuan klinik.
Penelitian yang berlangsung menyangkut diri manusia harus bertujuan untuk
menyempurnakan tata cara diagnostic, terapeutik dan pencegahan serta
pengetahuan tentang etiologi dan tatogenesis. Dan juga kloning tidak
disalahgunakan untuk kepentingan pribadi yang dari pengembangannya untuk tujuan
ekonomi, militerisme dan tindakan-tindakan kriminal.
PANDANGAN AGAMA
Dilihat dari
tujuan kloning reproduktif yaitu penciptaan manusia baru maka kloning manusia
dapat dikatakan tidak etis karena tentu saja hal ini melampaui kekuasaan Tuhan.
Dalam Kitab Suci dikatakan, seluruh sel tubuh berasal dari pati tanah. Selain
itu, agama melihat reproduksi dari hubungan seksual yang dipandang sebagai
suatu proses kehidupan yang sakral sebagai dimaksudkan oleh Tuhan, dan tidak
berhak dikacaukan oleh manusia. Hal ini menyimpang dari rencana Tuhan.
PANDANGAN HUKUM
Sampai saat
ini, belum ada hukum yang menangani kloning manusia terutama di Indonesia
sendiri. Yang jelas untuk kloning reproduktif sejauh ini 12 negara telah
menentangnya. Presiden George Bush menjelaskan bahwa kloning merupakan
penyimpangan, karena hal ini tidak menghormati kehidupan manusia dan harus
dicegah.Oleh sebab itu dapat dikatakan bahwa kloning pada manusia dapat
dikatakan tidak etis.
PANDANGAN SOSIAL
Masyarakat
manusia intinya adalah proses interaksi sosial yaitu hubungan timbal balik yang
saling mempengaruhi individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan
suatu kelompok dengan kelompok lainnya. Interaksi sosial yang dilakukan secara
berulang-ulang serta bertahan dalam jangka waktu yang relatif lama, biasanya
menghasilkan hubungan-hubungan sosial. Bila hubungan sosial tersebut dilakukan
secara sistematis dan tertib maka hubungan sosial tadi akan menjadi sistem
sosial. Dengan demikian, sistim social merupakan suatu wadah dan proses dari
pola-pola interaksi sehingga sistim ini mempunyai unsur-unsur pokok yaitu
kepercayaan, perasaan, tujuan, kaidah, kedudukan dan peranan yang mencakup
posisi dan hak serta kewajiban seseorang dan penerapannya dalam interaksi
sosial, kekuasaan, sanksi dan fasilitas. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa
kloning pada manusia pada saat ini dapat dikatakan tidak etis tapi tidak
menutup kemungkinan pada suatu saat nanti dapat dikatakan etis karena adanya
situasi dan kondisi tertentu.
PANDANGAN MEDIS
Riset
klinis harus disesuaikan dengan prinsip moral dan ilmu pengetahuan yang
membenarkan riset medis. Selain itu, riset klinis hendaknya didasarkan atas
percobaan laboratoris dan eksperimen dengan binatang atau fakta – fakta ilmiah
yang sudah pasti.
Riset
klinis hendaknya diadakan secara sah, oleh ahli yang berkompeten dan dibawah
pengawasan tenaga medis yang ahli dibidangnya.
Setiap
proyek riset klinis hendaknya didahului oleh suatu taksiran yang
cermat terhadap bahaya–bahaya yang mungkin terjadi didalamnya dan dibandingkan
dengan manfaat yang diperkirakan dapat diperoleh oleh orang yang menjadi objek
riset atau orang lain.
Dokter seharusnya
memberikan perhatian khusus dalam menjalankan riset klinis yang mungkin merubah
kepribadian orang yang menjadi objek itu akibat obat-obatan atau
prosedur percobaan.
Jika prosedur diatas menjadi
pertimbangan dilakukannya kloning, maka kloning pada manusia dapat dibenarkan.
PANDANGAN PRIBADI
Menurut
pandangan kami, kloning manusia dikatakan etis apabila kloning ini digunakn
untuk tujuan klinis dan tidak dipersalah gunakan, dalam hal membantu
kelangsungan hidup garis keturunan dari pasangan – pasangan kurang subur untuk
bisa memiliki anak. Karena anak yang dihasilkan akan memiliki sumber genetik
dari orang tuanya sendiri dan dapat dikandung dalam rahim ibunya sendiri
sehingga tetap terjadi ikatan emosi antara janin dan orang tuanya, dan juga akan
tetap terawat/ terpelihara dengan penuh kasih sayang.
Jadi dengan adanya kloning
manusia ini dianggap bahwa hal ini etis. Tapi dengan satu syarat bahwa kloning
ini harus dilakukan demi kemanusiaan dan bukan untuk tujuan lainya. Anak dari
hasil kloning yang memiliki genetik yang sama dengan induknya, dikandung oleh
ibunya sendiri dan memiliki ikatan emosional dengan ibunya, dan mendapatkan
kasih sayang yang utuh dari orang tuanya tentu merupakan hal yang lebih etis
bagi keluarga tersebut, daripada tidak mendapat keturunan atau bahkan dengan
sangat terpaksa harus mengadopsi anak yang tidak mewarisi genetik dari orang
tuanya yang kemungkinan akan mendapatkan kasih sayang yang buruk dari orang tua
angkatnya karena dianggap bukan darah dagingnya sendiri yang keberadaannya
hanyalah sebagai pelengkap status dalam keluarga. Teknologi kloning ini tentu
saja akan sangat berarti bagi pasangan – pasangan yang memilki masalah tersebut
dan kami menyimpulkannya sebagai suatu tindakan yang etis.
Pengertian energi, Macam-macam energi, dan
Contoh
Energi disebut juga
sebagai tenaga. Definisi energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha.
Tindakan berangkat ke sekolah, mengayuh sepeda, bermain, dan berolahraga
memerlukan energi.
Menurut wikipedia,
macam-macam bentuk energi yang dikenal dalam kehidupan manusia saat ini adalah:
1) Energi
Panas
Energi panas adalah
energi yang dimiliki oleh benda yang panas. Benda yang terbakar menghasilkan
panas. Panas disebut juga kalor. Panas merupakan salah satu bentuk energi.
Lilin yang menyala dapat memutar kertas spiral yang bergantung di atasnya. Hal
tersebut membuktikan bahwa lilin yang sedang menyala memiliki energi panas.
2) Energi
Bunyi
Energi bunyi adalah
energi yang ditimbulkan oleh benda yang mengeluarkan bunyi. Bunyi dihasilkan
dari getaran. Bunyi kuat dihasilkan dari getaran yang kuat. Contoh bunyi yang
kuat adalah halilintar, petasan dan bom. Bunyi yang kuat menghasilkan energi
yang besar. Bunyi kuat dapat memekakkan telinga, menggetarkan dan bahkan
memecahkan kaca jendela.
3) Energi
Kinetik
Energi kinetik adalah
energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak. Contoh benda yang
bergerak dan menghasilkan energi kinetik antara lain kincir angin dan dinamo
sepeda. Kincir angin dimanfaatkan oleh manusia untuk menggerakkan turbin dan
menghasilkan listrik. Sementara itu, putaran roda sepeda mampu memutar dinamo
sepeda dan menghasilkan energi listrik untuk menyalakan lampu sepeda.
4) Energi
Potensial
Energi potensial
adalah energi yang tersimpan dalam suatu benda. Ketapel yang teregang mempunyai
energi potensial. Energi tersebut sewaktu-waktu dapat dilepaskan. Contoh benda
yang memiliki energi potensial selain ketapel adalah per yang teregang, busur
anak panah yang teregang, dan lain-lain. Energi potensial yang ada pada per
disebut sebagai energi potensial pegas.
5) Energi
Listrik
Energi listrik adalah
energi yang tersimpan dalam benda yang bermuatan listrik. Energi yang
dihasilkan oleh arus listrik mampu menjalankan motor listrik. Contohnya lampu
listrik, kipas angin, seterika listrik, dan pompa air listrik.
6) Energi
Cahaya
Kapas yang diletakkan
di bawah lensa cembung yang terkena sinar matahari dapat terbakar. Mengapa
demikian? Karena cahaya matahari yang dikumpulkan oleh lensa cembung dapat
memanaskan kapas sampai terbakar.
7) Energi
Kimia
Energi kimia adalah
energi yang tersimpan dalam bahan kimia. Energi kimia terdapat dalam berbagai
bahan kimia, seperti baterai, aki, makanan, dan bahan bakar. Sebagian bahan
kimia tersebut bisa digunakan untuk menghasilkan energi listrik.
Energi yang paling
berperan dalam kehidupan sehari-hari
Energi Listrik
Saat ini energi yang
banyak digunakan adalah energi listrik. Energi listrik dapat mempermudah
kegiatan kita. Penggunaan energi listrik yang utama adalah untuk penerangan.
Kegiatan dapat dilakukan dengan mudah pada suasana terang. Alat yang digunakan
untuk penerangan adalah lampu. Banyak kegiatan manusia yang menggunakan
energi listrik. Mulai dari kegiatan di dapur sampai sarana hiburan.
Di rumah kalian
mungkin ada benda yang disebut rice cooker. Rice cooker berguna untuk menanak
nasi yang menggunakan listrik. Penanak nasi listrik juga digunakan untuk
menghangatkan nasi. Apakah kalian tahu tentang microwave? Microwave adalah oven
pemanas yang menggunakan listrik. Microwave berfungsi sebagai pemanas makanan.
Lain lagi dengan teko listrik. Apakah teko teko listrik itu? Teko listrik
digunakan untuk memasak dan mendidihkan air. Ada juga alat listrik untuk
memanaskan dan mendinginkan air minum. Namanya dispenser.
Lemari es berguna
sebagai pendingin makanan serta minuman. Lemari es dapat menyimpan makanan
untuk waktu lama. Makanan dalam lemari es tidak cepat busuk. Mesin cuci adalah
alat untuk mencuci pakaian. Ada juga mesin cuci yang sekaligus mengeringkan
cucian. Kipas angin listrik dapat digunakan untuk mendinginkan udara. Apakah
kamu suka menonton televisi? Dengan menonton televisi, kamu dapat memperoleh
hiburan. Dengan menonton televisi, kamu dapat memperoleh informasi.
Selain televisi, ada
juga radio dan komputer. Jika dinyalakan, televisi akan menampilkan gambar dan
suara. Radio hanya dapat menghasilkan suara. Kamu dapat mendengar lagu dan
berita menggunakan radio. Apakah fungsi komputer? Komputer merupakan alat untuk
mengetik dan mengolah data.
Dapat disimpulkan bahwa perbedaan
mendasar antara perkembangbiakan seksual dan aseksual adalah :
a. Seksual : melibatkan dua
individu dengan jenis kelamin yang berbeda.
b. Aseksual : hanya
melibatkan satu individu dan mewarisi satu gen dari orang tua tunggal.
Salah satu bioteknologi
yang mutakhir adalah Teknologi Kloning.
Klon berasal dari kata klόόn
(yunani), yang artinya tunas. Kloning adalah tindakan menggandakan atau
mendapatkan keturunan jasad hidup tanpa fertilisasi, berasal dari induk yang
sama, mempunyai susunan (jumlah dan gen) yang sama dan kemungkinan besar
mempunyai fenotip yang sama. Berdasarkan pengertian tersebut, ada beberapa
jenis kloning yang dikenal, antara lain :
1. Kloning DNA rekombinan
Kloning ini merupakan
pemindahan sebagian rantai DNA yang diinginkan dari suatu organisme pada satu
element replikasi genetik, contohnya penyisipan DNA dalam plasmid bakteri untuk
mengklon satu gen.
2. Kloning Reproduktif
Merupakan teknologi yang
digunakan untuk menghasilkan hewan yang sama, contohnya Dolly dengan suatu
proses yang disebut SCNT (Somatic Cell Nuclear Transfer).
3. Kloning Terapeutik
Kloning ini merupakan suatu
kloning untuk memproduksi embrio manusia sebagai bahan penelitian. Tujuan utama
dari proses ini bukan untuk menciptakan manusia baru, tetapi untuk mendapatkan
sel batang yang dapat digunakan untuk mempelajari perkembangan manusia dan
penyembuhan penyakit.
Kloning reproduktif pertama
kali dilakukan oleh seorang Ilmuan Inggris, John Gurdon. Beliau berhasil
melakukan kloning pada katak. Kemudian para peneliti dengan antusias melakukan
percobaan lain pada mamalia. Sampai dengan tahun 1996 tepatnya 5 Juli, Ian
Wilmut dan para peneliti yang lain dari Roslin Institute di Edinburg
(Skotlandia) berhasil menciptakan biri-biri yang diberi nama Dolly, akan tetapi
penelitian ini dikatakan belum berhasil karena Dolly yang seharusnya dapat
mencapai umur 11 tahun ternyata hanya dapat mencapai umur 6 tahun. Hasil
penelitian ini, menunjukkan bahwa Dolly mengalami penuaan dini, menderita
penyakit radang sendi, dan infeksi paru kronis. Dari kenyataan ini, para
peneliti mengambil keputusan untuk melakukan euthanasia pada Dolly.
Teknologi Kloning
juga dapat diterapkan pada manusia. Peminakan sel-sel induk merupakan salah
satu langkah awal dari baik peminakan terapeutik, maupun peminakan reproduktif.
Peminakan terapeutik pada manusia mempunyai tujuan untuk kepentingan klinis
dalam rangka memperbaiki kualitas kehidupan menusia, maksud dari peningkatan
kualitas kehidupan manusia dilihat dari keuntungan kloning itu sendiri yaitu:
memproduksi organ tubuh untuk transplantasi, menghindarkan penyakit, memecahkan
permasalahan reproduksi, menyediakan bahan riset.
Peminakan
sel-sel induk dan proses diferensiasi ke arah pembentukan tubuh embrionik pada
manusia telah dilakukan (Thomson, et al., 1998). Tubuh embrionik yang terbentuk
dideteksi aktifitas telomerasenya untuk meyakinkan bahwa sel-sel embrionik
tersebut bersifat totipoten dan dapat berdiferensiasi menjadi manusia apabila
dilakukan transfer embrio ke dalam rahim.,
Peminakan yang dilakukan
Thompson, et al., (1998) adalah sebagai berikut:
Sel
donor didapat dari embrio segar atau yang telah dibekukan, yang diproduksi
dengan pembiakan in vitro. Setelah itu,
Embrio
dipelihara sampai pada tahap blastula, 14 massa sel bagian dalam diisolasi.dan
diperoleh lima bentuk sel batang dari lima embryo.dan didapatkan:
Tiga
bentuk sel yang mempunyai karyotype XY normal (H1,H13,H14)
Dua
bentuk yang mempunyai karyotype XX normal (H7 dan H9)
Empat dari bentuk sel
dibekukan selama 5 sampai 6 bulan pada perkembangan yang tidak lagi
terdeferensiasi.
Bentuk sel yang lain
yaitu H9 dengan karyotype XX yang dikulturkan tertahan selama 6 bulan dan
terus dijalankan selama lebih dari 8 bulan.
Dari uraian di
atas berdasarkan pemikiran teoritis dan dengan adanya metode – metode yang
telah banyak dilakukan oleh para ahli, maka terjadinya kloning pada manusia
merupakan bukan suatu hal yang tidak mungkin. Karena konsep dari kloning
sendiri baik untuk manusia, hewan, atau spesies yang lainnya adalah sama.
Kemajuan dalam
pengembangan berbasis dasar biologi diperlukan untuk mengatur sel batang
embrionic secara efisien ke garis keturunan manusia. Bagaimanapun, kemajuan dalam
hal ini telah dibuat secara in vitro pada deferensiasi sel batang embrionic
menjadi jaringan atau sel – sel yang spesifik dan tidak menutup kemungkinan
untuk dikembangkan lagi menjadi satu individu utuh dalam upaya melakukan
kloning terhadap manusia untuk menghasilkan manusia/individu baru.
Seperti telah
diuraikan pada teknik kloning, bukti – bukti yang ada tentang kloning yang
telah dilakukan pada saat ini sudah sampai pada tahap kloning embrio manusia
yang telah membelah sampai masa blastula yang terus dikembangkan sampai pada
tahap sel – sel itu telah berhenti terdeferensiasi.
Keterbatasan yang dihadapi
pada kloning manusia:
Masa
kritis replikatif tidaklah diamati untuk bentuk sel manapun.
Sel
batang embryonic manusia didapat dari perkembangan dan pemilihan koloni
individu yang seragam dengan morfologi yang tidak terdeferensiasi.
Sel
batang tidak ada yang didapat dari pengembangan clon sel tunggal. Oleh karena
itu tidak bisa dikesampingkan adanya kemungkinan bahwa ada variasi pengembangan
diantara sel yang tidak terdeferensiasi.
Banyak
sel yang berkaitan dengan kanker. Jika sel yang berkaitan dengan kanker ini
dijadikan donor untuk kloning, secara otomatis sel atau jaringan yang
dihasilkan merupakan sel kanker yang perkembangannya tidak dapat dikendalikan.
Belum
ada metode untuk mendeteksi gen yang rusak. Kerusakan gen dapat menyebabkan
penyakit keturunan, ketidaknormalan gen itu akan menjadikan ketidaknormalan
sel, sehingga mengakibatkan ketidaknormalan juga fungsi sel tersebut.
Diperlukan
banyak sel donor yang pada proses kloning terbuang percuma. Untuk melakukan
suatu percobaan dibutuhkan beberapa ulangan, setiap ulangan membutuhkan satu
sel, sedangkan pada akhirnya hanya didapatkan satu hasil kloning, ini berarti
banyak sel yang terbuang.
Tingkat Keberhasilan
Sampai saat ini tingkat
keberhasilan dari kloning sendiri pada manusia belum mencapai tahap yang
diinginkan karena banyaknya keterbatasan – keterbatasan seperti yang diuraikan.
Namun perkembangan dan upaya untuk menuju keberhasilan kloning pada manusia
tetap dilakukan.
Jika menuruti bukti – bukti
yang ada maka dapat dikatakan bahwa keberhasilan kloning manusia baru sampai
pada tahap pembelahan menjadi beberapa sel embrionik saja, yang terdekat dari
terbentuknya suatu individu baru adalah pembelahan pada saat setelah tahap
Blastula.
PANDANGAN ETIKA
Setelah dilaporkannya
tentang Dolly, seekor anak domba yang berhasil di klon dari sel domba dewasa.
Segera timbul pertanyaan di masyarakat terutama para ahli, apakah nantinya
manusia juga akan di klon? Sebab,teknologi ini dapat diterapkan pada semua
mamalia termasuk juga manusia. Tetapi dengan demikian munculah masalah etika,
yang didasari berbagai pertanyaan seperti apakahg yang telah dilakukan dengan
hewan ini boleh juga dilakukan pada manusia? Sejauh manakah manusia dapat dan
boleh melangkah ke depan tanpa kehilangan kemanusiaannya?
Para ilmuwan berpendapat dan
memiliki keyakinan yang besar akan hal ini dapat membantu pasangan yang
infertilyang tidak bisa dibantu dengan metode lain untuk bisa mendapatkan
keturunan.
Dilihat dari tujuan kloning
reproduktif yaitu penciptaan manusia baru maka kloning manusia dapat dikatakan
tidak etis karena tentu saja hal ini menlampaui kekuasaan Tuhan.
Dilihat dari tujuan kloning
dikatakan etis apabila digunakan untuk tujuan kesehatan atau tujuan klinik.
Penelitian yang berlangsung menyangkut diri manusia harus bertujuan untuk
menyempurnakan tata cara diagnostic, terapeutik dan pencegahan serta
pengetahuan tentang etiologi dan tatogenesis. Dan juga kloning tidak
disalahgunakan untuk kepentingan pribadi yang dari pengembangannya untuk tujuan
ekonomi, militerisme dan tindakan-tindakan kriminal.
PANDANGAN AGAMA
Dilihat dari
tujuan kloning reproduktif yaitu penciptaan manusia baru maka kloning manusia
dapat dikatakan tidak etis karena tentu saja hal ini melampaui kekuasaan Tuhan.
Dalam Kitab Suci dikatakan, seluruh sel tubuh berasal dari pati tanah. Selain
itu, agama melihat reproduksi dari hubungan seksual yang dipandang sebagai
suatu proses kehidupan yang sakral sebagai dimaksudkan oleh Tuhan, dan tidak
berhak dikacaukan oleh manusia. Hal ini menyimpang dari rencana Tuhan.
PANDANGAN HUKUM
Sampai saat ini,
belum ada hukum yang menangani kloning manusia terutama di Indonesia sendiri.
Yang jelas untuk kloning reproduktif sejauh ini 12 negara telah menentangnya.
Presiden George Bush menjelaskan bahwa kloning merupakan penyimpangan, karena
hal ini tidak menghormati kehidupan manusia dan harus dicegah.Oleh sebab itu
dapat dikatakan bahwa kloning pada manusia dapat dikatakan tidak etis.
PANDANGAN SOSIAL
Masyarakat
manusia intinya adalah proses interaksi sosial yaitu hubungan timbal balik yang
saling mempengaruhi individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan
suatu kelompok dengan kelompok lainnya. Interaksi sosial yang dilakukan secara
berulang-ulang serta bertahan dalam jangka waktu yang relatif lama, biasanya
menghasilkan hubungan-hubungan sosial. Bila hubungan sosial tersebut dilakukan
secara sistematis dan tertib maka hubungan sosial tadi akan menjadi sistem
sosial. Dengan demikian, sistim social merupakan suatu wadah dan proses dari
pola-pola interaksi sehingga sistim ini mempunyai unsur-unsur pokok yaitu
kepercayaan, perasaan, tujuan, kaidah, kedudukan dan peranan yang mencakup
posisi dan hak serta kewajiban seseorang dan penerapannya dalam interaksi
sosial, kekuasaan, sanksi dan fasilitas. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa
kloning pada manusia pada saat ini dapat dikatakan tidak etis tapi tidak
menutup kemungkinan pada suatu saat nanti dapat dikatakan etis karena adanya
situasi dan kondisi tertentu.
PANDANGAN MEDIS
Riset
klinis harus disesuaikan dengan prinsip moral dan ilmu pengetahuan yang
membenarkan riset medis. Selain itu, riset klinis hendaknya didasarkan atas
percobaan laboratoris dan eksperimen dengan binatang atau fakta – fakta ilmiah
yang sudah pasti.
Riset
klinis hendaknya diadakan secara sah, oleh ahli yang berkompeten dan dibawah
pengawasan tenaga medis yang ahli dibidangnya.
Setiap
proyek riset klinis hendaknya didahului oleh suatu taksiran yang
cermat terhadap bahaya–bahaya yang mungkin terjadi didalamnya dan dibandingkan
dengan manfaat yang diperkirakan dapat diperoleh oleh orang yang menjadi objek
riset atau orang lain.
Dokter seharusnya
memberikan perhatian khusus dalam menjalankan riset klinis yang mungkin merubah
kepribadian orang yang menjadi objek itu akibat obat-obatan atau
prosedur percobaan.
Jika prosedur diatas menjadi
pertimbangan dilakukannya kloning, maka kloning pada manusia dapat dibenarkan.
PANDANGAN PRIBADI
Menurut
pandangan kami, kloning manusia dikatakan etis apabila kloning ini digunakn
untuk tujuan klinis dan tidak dipersalah gunakan, dalam hal membantu
kelangsungan hidup garis keturunan dari pasangan – pasangan kurang subur untuk
bisa memiliki anak. Karena anak yang dihasilkan akan memiliki sumber genetik
dari orang tuanya sendiri dan dapat dikandung dalam rahim ibunya sendiri
sehingga tetap terjadi ikatan emosi antara janin dan orang tuanya, dan juga
akan tetap terawat/ terpelihara dengan penuh kasih sayang.
Jadi dengan adanya kloning
manusia ini dianggap bahwa hal ini etis. Tapi dengan satu syarat bahwa kloning
ini harus dilakukan demi kemanusiaan dan bukan untuk tujuan lainya. Anak dari
hasil kloning yang memiliki genetik yang sama dengan induknya, dikandung oleh
ibunya sendiri dan memiliki ikatan emosional dengan ibunya, dan mendapatkan
kasih sayang yang utuh dari orang tuanya tentu merupakan hal yang lebih etis
bagi keluarga tersebut, daripada tidak mendapat keturunan atau bahkan dengan
sangat terpaksa harus mengadopsi anak yang tidak mewarisi genetik dari orang
tuanya yang kemungkinan akan mendapatkan kasih sayang yang buruk dari orang tua
angkatnya karena dianggap bukan darah dagingnya sendiri yang keberadaannya
hanyalah sebagai pelengkap status dalam keluarga. Teknologi kloning ini tentu
saja akan sangat berarti bagi pasangan – pasangan yang memilki masalah tersebut
dan kami menyimpulkannya sebagai suatu tindakan yang etis.
Mencari contoh nyata dampak kemajuan iptek bagi
kehidupan sosial ekonomi budaya dalam kehidupan sehari hari.
Perkembangan IPTEK pada saat
ini
Perkembangan dunia iptek
yang sangat pesat telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat
manusia, baik manfaat positif maupun manfaat negatif. Jenis-jenis pekerjaan
yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa
digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis.Semua mesin-mesin yang
diciptakan sangat membantu pekerjaan manusia menjadi lebih efektif dan efisien.
Dapat dicontohkan dengan
kemunculan komputer dengan berbagai jenisnya, seolah-olah sudah mampu menggeser
posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia.
Secara jelas dapat dikatakan bahwa kemajuan iptek yang telah kita capai
sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan
kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Bagi masyarakat sekarang
pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada.
Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan
mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia
kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan
kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula
menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan
bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia
terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat
manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan
kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya
mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari
sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan.
Tingkatan teknologi
berdasarkan penerapannya dapat dibagi sebagai berikut :
1. Teknologi Tinggi ( Hi –
tech ). Suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan dari hasil penerapan
ilmu pengetahuan terbaru. Contoh : computer, laser, bioteknologi, satelit
komunikasi dan sebagainya. Ciri – ciri teknologi ini adalah padat modal,
didukung rasilitas riset dan pengembangannya, biaya perawatan tinggi,
ketrampilan operatornya tinggi dan masyarakat penggunanya ilmiah.
2. Teknologi Madya. Suatu
jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat yang lebih
sederahan dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling
menguntungkan. Ciri teknologi madya adalah tidak memerlukan modal yang terlalu
besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru, karena telah bersifat rutin.
Penerapan teknologi maday ini bersifat setengah padat modal da padat karya,
unsur – unsur yang mendukung industrinya biasanya dapat diperoleh di dalam
negeri dan keterampilan pekerjanya tidak terlalu tinggi.
3. Teknologi Tepat Guna.
Teknologi ini dicirikan dengan skala modal kecil, peralatan yang digunakan
sederhana dan pelaksanaannya bersifat padat karya. Biasanya dilakukan di negara
– negara berkembang, karena dapat membantu perekonomian pedesaan, mengurangi
urbanisasi dan menciptakan tradisi teknologi dari tingkat paling sederhana.
Dampak positif dan dampak
negatif dari perkembangan teknologi dilihat dari berbagai bidang:
1. Bidang Informasi dan
komunikasi
Dalam bidang informasi dan
komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita
rasakan dampak positipnya antara lain:
a. Kita akan lebih cepat
mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun
melalui internet
b. Kita dapat berkomunikasi
dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone
c. Kita mendapatkan layanan
bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain
Disamping
keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi
tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
a. Pemanfaatan jasa
komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
b. Penggunaan informasi
tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan
pihak tertentu untuk tujuan tertentu
c. Kerahasiaan alat tes
semakin terancam melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes
psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung
dari internet.
d. Kecemasan teknologi,
selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan
komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam
komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya
modem internet karena disambar petir.
2. Bidang Ekonomi dan
Industri
Dalam bidang ekonomi
teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan
manfaat positifnya antara lain:
a. Pertumbuhan ekonomi yang
semakin tinggi
b. Terjadinya
industrialisasi
c. Produktifitas dunia
industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan
produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada
aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara
besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di
masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin
penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi
bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung
dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera
individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke
toko.
d. Persaingan dalam dunia
kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan
yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak
pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan.
Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami
perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan
yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan
skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
e. Di bidang kedokteran dan
kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi Meskipun
demikian ada pula dampak negatifnya antara lain; 1. terjadinya pengangguran
bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang
dibutuhkan; 2.Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era
globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami
kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental
“instant”.
3. Bidang Sosial dan Budaya
Akibat kemajuan teknologi
dapat kita lihat :
a. Perbedaan kepribadian
pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi
wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan
maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya
merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang tertulis dalam buku
Megatrend for Women : From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia
Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam
kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang
politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai
jabatan penting lainnya.
b. Meningkatnya rasa percaya
diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik.
Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan
ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa
Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
c. Tekanan, kompetisi yang
tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan
melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
Meskipun demikian kemajuan
teknologi akan berpengaruh negatip pada aspek budaya:
a. Kemerosotan moral di
kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan
kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai
keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya
dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
b. Kenakalan dan tindak
menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya kewibawaan
tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan
tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan
penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama,
kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin
meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret,
pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
c. Pola interaksi antar
manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan
menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang
disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk
berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet,
dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu
tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada
banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk
berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang
yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet
relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang
asing kapan saja.
4. Bidang Pendidikan
Teknologi mempunyai peran
yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain:
a. Munculnya media massa,
khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak
dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
b. Munculnya metode-metode
pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses
pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang
membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut
dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
c. Sistem pembelajaran tidak
harus melalui tatap muka Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak
harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos
internet dan lain-lain.
Disamping itu juga muncul
dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain:
a. Kerahasiaan alat tes
semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential
Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan
ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan
tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet
tersebut.
b. Penyalahgunaan
pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita
tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang
berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu
komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan
lain-lain.
5. Bidang politik
Beberapa dampak yang dapat
ditimbulkan dalam bidang politik :
a. Timbulnya kelas menengah
baru Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong munculnya
kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah
tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat
diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut
kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.
b. Proses regenerasi
kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan
berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan
persamaan semakin kental.
c. Di bidang politik
internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme.
Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran
regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah
menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam
bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan
ekonomi baru.
Sehingga, dari uraian diatas
kita bisa menyimpulkan bahwa kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa
kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan
sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Teknologi yang sebenarnya merupakan
alat bentu/ekstensi kemampuan diri manusia. Dewasa ini, telah menjadi sebuah
kekuatan otonom yang justru ‘membelenggu’ perilaku dan gaya hidup kita sendiri.
Dengan daya pengaruhnya yang sangat besar, karena ditopang pula oleh
system-sistem sosial yang kuat, dan dalam kecepatan yang makin tinggi,
teknologi telah menjadi pengarah hidup manusia. Masyarakat yang rendah
kemampuan teknologinya cenderung tergantung dan hanya mampu bereaksi terhadap
dampak yang ditimbulkan oleh kecanggihan teknologi.
Perkembangan teknologi
memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat
positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara
baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi
masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang
telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia tiudak bisa menipu
diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif
bagi manusia.