- Back to Home »
- NAMA PRESIDEN TERDAHULU BESERTA KEKURANGAN DAN KELEBIHANNYA
Posted by : Unknown
Rabu, 30 April 2014
1. Soekarno
Kelebihan
:
·
penuh karisma
·
pintar berpidato dan
·
tegas terhadap bangsa asing
Kekurangan
:
Sayang sekali kurang dalam hal pengetahuan ekonomi, saat itu rupiah mengalami infalsi terbesar dalam sejarah yakni 300 %, hal tersebut dimanfaatkan Soeharto untuk melakukan kudeta.
Sayang sekali kurang dalam hal pengetahuan ekonomi, saat itu rupiah mengalami infalsi terbesar dalam sejarah yakni 300 %, hal tersebut dimanfaatkan Soeharto untuk melakukan kudeta.
2.
Soeharto
Kelebihan
:
Ketegasan presiden ini tak diragukan lagi, gak pake bak bik buk tapi langsung door, Situasi politik sangat aman dan kondusif saat itu. Ekonomi Indonesia mengalami masa jaya-jayanya pada tahun 1980 an.
Ketegasan presiden ini tak diragukan lagi, gak pake bak bik buk tapi langsung door, Situasi politik sangat aman dan kondusif saat itu. Ekonomi Indonesia mengalami masa jaya-jayanya pada tahun 1980 an.
Kekurangan :
·
Karena terlalu lama berkuasa
sehingga beliau menganggap RI sebagai milik pribadi dimana semua pejabat
berasal dari keluarga dan kerabat dekatnya.
·
Korupsi menjadi-jadi terutama di
tahun 1990 an.
·
Tak menghargai HAM, dan menebar
isu rasial, anehnya beliau jatuh juga akibat terbakar isu rasial yang dia
mulai.
3.
BJ Habibie
Kelebihan
:
Pekerja keras, dalam pemerintahannya yang hanya berlangsung 1 tahunan telah melahirkan puluhan undang-undang dan peraturan baru.
Menurunkan dollar dari 15.000 ke level 6000
Pekerja keras, dalam pemerintahannya yang hanya berlangsung 1 tahunan telah melahirkan puluhan undang-undang dan peraturan baru.
Menurunkan dollar dari 15.000 ke level 6000
Kekurangan
:
Kurang tegas, walaupun pintar tetapi tak kurang dalam hal memimpin
Kurang tegas, walaupun pintar tetapi tak kurang dalam hal memimpin
3. NAMA CALON PRESIDEN 2014
1. Letnan Jenderal TNI
(Purnawirawan) Prabowo Subianto Djojohadikusumo (lahir di
Jakarta, 17 Oktober 1951; umur 62 tahun) adalah seorang tokoh militer dan
politik Indonesia. Seorang mantan perwira tinggi TNI Angkatan Darat, ia pernah
menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus dengan pangkat Mayor
Jenderal, dari bulan Desember 1995 hingga Maret 1998, dan kemudian dipromosikan
menjadi Panglima Kostrad dengan pangkat Letnan Jenderal. Namun, baru dua bulan
menjabat, ia diberhentikan pada bulan Mei 1998 oleh Presiden B.J. Habibie.
Setelah tak aktif lagi dalam
dinas militer, ia menjadi pengusaha, dan kemudian mulai aktif dalam politik
dengan mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya. Ia mencalonkan diri sebagai
wakil presiden pada pemilihan umum presiden Indonesia 2009 mendampingi Megawati
Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, tetapi hanya berhasil
meraih sekitar 26,79% dari suara nasional, dan gagal terpilih. Pada pemilihan
umum presiden Indonesia 2014, ia maju sebagai calon presiden.
2. Joko
Widodo atau Jokowi (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961;
umur 52 tahun) adalah politikus Indonesia dan Gubernur DKI Jakarta. Ia adalah
mantan Wali Kota Surakarta (Solo) dari tahun 2005 sampai 2012 didampingi F.X.
Hadi Rudyatmo sebagai wakil wali kota. Dua tahun sementara menjalani periode
keduanya di Solo, Jokowi ditunjuk oleh partainya, Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDIP) untuk memasuki pemilihan Gubernur DKI Jakarta bersama dengan
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Walaupun pada masa kecilnya
pernah tergusur sebanyak tiga kali, ia mampu diterima di Fakultas Kehutanan
Universitas Gajah Mada dan setelah lulus berhasil menjadi pengusaha furnitur.
Setelah itu, karier politiknya dimulai dengan menjadi Wali Kota Surakarta pada
tahun 2005. Namanya mulai dikenal setelah dianggap berhasil mengubah wajah kota
Surakarta menjadi kota pariwisata, budaya, dan batik. Di bawah kepemimpinannya,
bus Batik Solo Trans diperkenalkan, berbagai kawasan seperti Jalan Slamet
Riyadi dan Ngarsopuro diremajakan, dan Solo menjadi tuan rumah berbagai acara
internasional. Selain itu, Jokowi juga dikenal akan pendekatannya dalam
merelokasi pedagang kaki lima yang "memanusiakan manusia". Berkat
pencapaiannya ini, pada tahun 2010 ia terpilih lagi dengan suara melebihi 90%. Kemudian,
pada tahun 2012, ia dicalonkan oleh PDI-P sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.
Pada tanggal 20 September
2012, Jokowi berhasil memenangkan Pilkada Jakarta 2012, dan kemenangannya
dianggap mencerminkan dukungan populer untuk seorang pemimpin yang
"baru" dan "bersih", meskipun umurnya sudah lebih dari lima
puluh tahun. Ia akan menjabat selama lima tahun dan berakhir pada tahun 2017.
Selama menjabat sebagai gubernur, ia melancarkan berbagai program seperti Kartu
Jakarta Sehat, Kartu Jakarta Pintar, lelang jabatan, pembangunan Angkutan
Massal Cepat (MRT) dan Monorel, pengembalian fungsi waduk dan sungai, serta
penyediaan ruang terbuka hijau.
Semenjak terpilih sebagai
gubernur, popularitasnya melambung tinggi dan ia terus menjadi sorotan media. Akibatnya,
muncul wacana untuk menjadikannya calon presiden untuk pemilihan umum presiden
Indonesia 2014. Ditambah lagi, hasil survey menunjukkan bahwa nama Jokowi terus
diunggulkan. Pada awalnya, Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri menyatakan
bahwa ia tidak akan mengumumkan Calon Presiden PDI-P sampai setelah pemilihan
umum legislatif 9 April 2014. Namun, pada tanggal 14 Maret 2014, Jokowi telah
menerima mandat dari Megawati untuk maju sebagai calon presiden dari PDI-P,
tiga minggu sebelum pemilihan umum legislatif dan dua hari sebelum kampanye.