- Back to Home »
- Keterkaitan antara Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
Posted by : Unknown
Rabu, 19 Maret 2014
Pengertian IAD, IAD mempermasalahkan struktur dan
berlangsunya dunia alam, dimana manusia pun dianggap sebagai bagian dari alam
itu sendiri. Dan lingkungan hidup meliputi sejumlah kondisi ekstern di sekitar
organisme yang ikut serta secara dekat mempengaruhi kehidupan dan perkembangan
organisme yang bersangkutan.
Ilmu alamiah dasar atau sering disebut
ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan ilmu pengetahuan yang
menjelaskan tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi
ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji konsep-konsep
dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja dan ilmu yang hanya berbicara
tentang bagaimna metode-metode ilmu kealaman dalam menjelaskan gejala-gejala
alam lebih secara filosofi. IAD merumuskan
pemikiran yang selalu di landasi oleh realisme, karena ilmu sains ini berbicara
tentang metode-metode alamiah dan gejala-gejala alamiah sehingga tidak dapat
lepas dari realitas objek-objek materi yang dapat dilihat oleh indra.
IAD bukanlah suatu ilmu tersendiri,
melainkan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang ilmu
pengetahuan alam dan tekhnologi. Adapun metode ilmiah dan langkah-langkah
operasionalnya. Metode ilmiah ialah cara atau prosedur dalam memperoleh
pengetahuan secara ilmiah. Langkah-langkah dalam menetapkan metode ini tidak
selalu harus urut, yang penting pemecahan masalah untuk mendapatkan kesimpulan
umum (GENERALISASI) hanya didasarkan atas data dan diuji dengan data dan bukan
oleh keinginan, prasangka, kepercayaan, atau pertimbangan lain.
Pengertian Matematika, kata matamatika sudah tidak asing
lagi bagi kita, matematika merupakan ratu dari ilmu pengetahuan dimana materimatematika di butuhkan di semua jurusan yang di pelajarai oleh semua orang, disini
saya memberikan sebuah pengertian matematika disertai
fungsinya serta ruang lingkup pembelajarannya
James
dan James (1976) dalam kamus matematikanya mengatakan bahwa matematika adalah
ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan, besaran, dan konsep-konsep yang
berhubungan satu dengan yang lainnya dengan jumlah yang banyak yang terbagi ke
dalam tiga bidang, yaitu aljabar, analisis dan geometri .
Johnson
dan Rising (1972) dalam bukunya mengatakan bahwa matematika adalah pola pikir,
pola mengorganisasikan, pembuktian yang logis, matematika itu adalah bahasa
yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat, jelas, dan akurat,
representasinya dengan simbol dan padat, lebih berupa bahasa simbol tentang ide
dari pada mengenai bunyi.Sementara Reys, dkk. (1984) mengatakan bahwa
matematika adalah telaah tentang pola dan hubungan, suatu jalan atau pola
pikir, suatu seni, suatu bahasa, dan suatu alat.
Matematika
berfungsi mengembangkan kemampuan menghitung, mengukur, menurunkan dan menggunakan
rumus matematika yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pengukuran
dan geometri, aljabar, peluang dan statistik, kalkulus dan
trigonometri.Matematika juga berfungsi mengembangkan kemampuan
mengkomunikasikan gagasan melalui model matematika yang dapat berupa kalimat
matematika dan persamaan matematika, diagram, grafik atau tabel.
Matematika merupakan ilmu universal
yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam
berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Perkembangan pesat di
bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh
perkembangan matematika di bidang teori bilangan, aljabar, analisis, teori
peluang dan matematika diskrit. Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa
depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini.
Mata pelajaran Matematika perlu
diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali
peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis,
dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi tersebut diperlukan agar
peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan
informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti,
dan kompetitif.
Matematika dan psikologi
dihubungkan dengan tiga cara utama. Pertama, psikolog kognisi studi
matematika, yaitu, perkembangan otak, akuisisi, dan penerapan kemampuan
matematika. Kedua, psikolog menyelidiki perasaan orang dan sikap tentang
matematika. Ketiga, psikolog menggunakan matematika,
terutama statistik, sebagai alat profesional untuk mengukur dan
menganalisis temuan-temuan ilmiah mereka.
Psikologi dan matematika adalah
bahwa psikolog menggunakan alat-alat matematika dan statistik untuk mengukur
dan menganalisa hasil penelitian mereka. Penggunaan ini disebut psikometri
dan timbul dari penerapan metode ilmiahdalam psikologi, yaitu, suatu
metode sistematis pengumpulan data, pengembangan hipotesis, dan pengujian
eksperimental yang dapat digandakan dan diverifikasi oleh ilmuwan lainnya. Sedangkan
keterkaitan antara Psikologi dengan IAD yaitu saat kita mempelajari IAD disitu
mencakup ilmu yang berbau exact dimana ada hitung-hitungan dan mempelajari
tentang manusia